In This Economy: Masa-masa Sulit dan Karhutla

Image : Generated by Gemini AI

2026 sering gak kalian denger kata-kata "in this economy" ? Yakni sebuah imbuhan sulitnya masa perekonomian sekarang di Indonesia. Bahkan, kondisinya lebih-lebih dari Covid-19.

Banyak yang menyalahkan ini ulah Pemerintah, Presiden atau Program-program yang dilakukannya. 

Belum lagi, masalah kebakaran hutan di Kalimantan dan provinsi-provinsi lainnya, akibat tanaman sawit dan hutan gambut yang belum kunjung reda.

Sebenarnya siapa yang harus di salahkan? 
Pengusaha, Pemerintah atau diri kita sendiri yang tidak memiliki kesadaran penuh untuk menjaga alam sejak awal?

Jika main salah-salahan, memang tidak akan ada habisnya. 
Tidak akan selesai-selesai masalahnya dan yang ada hutan keburu hangus semuanya.

Sedih, marah, kecewa sudah jadi satu setiap melihat berita-berita yang ada di Indonesia. Saat kita memulai gerakan mandiri saja melalui influencer. Malah akun dan postingan influencer yang dibatasi atau postingannya tiba-tiba hilang.

Kalau sudah begini, rakyat bisa apa untuk membantu? 
Membantu saja dibatasi.

Rasanya kita hanya ingin bersatu, dan tidak lagi sibuk menyalahkan siapa-siapa. 

Kita hanya melihat kedepan, tindakan apa yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan hutan dan korban-korban disana? Baik korbannya itu manusia maupun satwa-satwanya yang sampai menangis, bahkan mati untuk menyelamatkan anak-anak mereka karena hutan tempat tinggal mereka terbakar.

Adanya gerakan dari masyarakat, ini merupakan bentuk solidaritas kita sebagai bangsa yang besar.
Sebagai rakyat, kita juga malu dengan kasus kebakaran ini. Terlebih, pemberitaan di media-media internasional yang seolah Indonesia tidak serius menangani karhutla.

Asap terus menyala, menyebar kemana-mana. Apakah kita harus menunggu sampai semuanya tiada?

0 Komentar:

Posting Komentar

Ruang ekspresi dan free writing tanpa batas algoritma. Membaca kehidupan lewat kata, emosi, dan kejujuran.